Salah satu pondasi yang dibutuhkan semua orang untuk meraih sukses adalah kedisiplinan. Membiasakan diri untuk selalu disiplin dalam segala hal membuat seseorang belajar bekerja secara terencana, hingga semua kewajiban yang menjadi tugas utamanya dapat terselesaikan dengan tuntas.
Namun sayangnya, selama ini sebagian besar orang masih beranggapan bahwa sebuah kedisiplinan hanya akan membatasi diri kita untuk memiliki kebebasan. Hampir semua kegiatan maupun kewajiban telah diatur sesuai jadwal, sehingga banyak orang merasa terpaksa untuk mengikuti semua jadwal yang telah ditentukan.
Hal inilah yang sering membuat seseorang merasa berat untuk mulai berdisiplin. Dan lebih memilih bebas melakukan semua kegiatan sesuai dengan keinginan hatinya. Padahal tanpa membiasakan diri untuk disiplin, mustahil seseorang dapat meraih suksesnya. Lalu, Bagaimana cara membangun disiplin diri?
Mari kita bahas bersama hal-hal apa saja yang sebaiknya Anda lakukan, agar kedisiplinan dapat tertananam dalam diri Anda.
Pertama, mulailah dengan memotivasi diri Anda sendiri. Hal utama yang Anda perlukan untuk membangun disiplin yaitu memotivasi diri Anda untuk terbiasa disiplin dalam berbagai kesempatan. Mungkin pada awalnya kebiasaan ini cukup berat untuk Anda jalankan, namun setelah Anda dipaksa menjalankannya setiap hari, maka lama-kelamaan hal tersebut akan menjadi budaya yang tertanam kuat dalam diri Anda.
Kedua, membuat target yang ingin dicapai dalam waktu tertentu. Dengan membuat sebuah target dengan batas waktu tertentu, maka secara tidak langsung Anda akan mulai belajar disiplin dan merencanakan segala hal dengan teratur, guna mencapai target sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Meskipun berawal dari perasaan terpaksa, namun jika dilakukan berulang-ulang maka pada akhirnya akan menjadi sebuah kebiasaan yang Anda lakukan dengan suka rela.
Ketiga, biasakan untuk tidak menunda segala tugas Anda. Sebisa mungkin kerjakan semua tugas dengan segera, sebab semakin lama Anda menunda sebuah pekerjaan maka akan semakin sulit juga Anda untuk memulainya kembali. Inilah yang menjadi kebiasaan buruk kita, terbiasa menggampangkan sebuah pekerjaan dan menundanya hingga akhirnya hasil yang didapatkan juga kurang optimal.
Keempat, memiliki tekad dan komitmen yang kuat. Tanpa adanya tekad dan komitmen yang kuat, maka semua jadwal yang telah Anda susun dan semua target yang telah Anda tentukan hanya akan menjadi wacana saja. Karena itu, kuatkan tekad dan komitmen Anda untuk mulai belajar disiplin. Bila Anda masih kesulitan, mulailah dari hal-hal yang paling mudah. Hingga akhirnya tekad dan komitmen Anda semakin hari semakin meningkat.
Kelima, action (lakukan) dari sekarang. Setelah Anda merencanakan semua jadwal dengan rapi, dan berkomitmen kuat untuk belajar disiplin. Selanjutnya terapkan semuanya dalam kehidupan sehari-hari Anda. Biasakan budaya disiplin dari sekarang, dan lihatlah perubahan besar yang akan Anda dapatkan.
Pastikan budaya disiplin telah tertanam dalam diri Anda, karena berawal dari sebuah kedisiplinan segala kendala meraih sukses dapat Anda lewati dengan baik. Semoga sedikit motivasi bisnis untuk pekan ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca. Selamat berkarya dan salam sukses.
sumber http://bisnisukm.com
Tampilkan postingan dengan label strategi-bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label strategi-bisnis. Tampilkan semua postingan
Selasa, 05 April 2011
Bagaimana Cara Membangun Disiplin Diri?
Kendala Utama Meraih Sukses
Jika ditanya mengenai “apa mimpi dan cita-cita Anda?” Mungkin sebagian dari kita akan menjawab dengan penuh percaya diri bahwa “saya ingin menjadi orang sukses”. Ya, memang tidak salah memiliki mimpi ingin menjadi orang sukses. Namun sekarang pertanyaannya, apakah Anda sudah siap menjadi orang sukses?
Menjadi orang sukses tidak cukup dengan bercita-cita atau bermimpi saja. Dibutuhkan keberanian untuk mulai melangkah, ketekunan untuk selalu bekerja keras mencapai tujuan, serta tekad yang kuat agar tidak cepat menyerah dengan segala tantangan yang muncul di tengah jalan.
Selama ini belum banyak masyarakat yang menjalankan proses tersebut dengan baik, mereka hanya beranggapan sukses berarti memiliki bisnis besar, serta memiliki harta melimpah. Padahal sebenarnya yang dimaksud dengan sukses tidak hanya mencakup hal itu saja, sukses yang sebenarnya adalah perjalanan menuju pada sebuah goal untuk memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Inilah yang belum bisa dijalankan sebagian besar orang, sehingga mereka gagal di tengah jalan sebelum menuju sukses.
Berikut ini beberapa hal yang perlu dihindari, agar Anda tidak masuk dalam daftar orang yang gagal meraih sukses.
Tidak memiliki tujuan hidup. Sebagian besar orang hanya menjalani hidup mereka dengan mengalir, sehingga tujuan hidup mereka juga belum jelas. Pola pikir inilah yang membuat sebagian besar orang pasrah dengan keadaan yang diperolehnya hari ini, tanpa pernah memikirkan apa yang diinginkannya di masa depan.
Kurang bertanggungjawab. Ciri-ciri orang gagal adalah orang yang memilih lepas tangan dari tanggungjawabnya. Mereka lebih memilih diam ditempat dan tidak mengambil sebuah resiko yang mungkin muncul di tengah perjalanan menuju sukses.
No action talk only. Memiliki banyak mimpi tentu tidak memberikan jaminan bagi Anda untuk bisa meraih sukses. Karena tanpa sebuah tindakan, kesuksesan tersebut tidak akan menjadi nyata.kendala meraih sukses
Selalu menyalahkan keadaan. Kendala utama yang sering dilakukan banyak orang adalah menyalahkan keadaan yang mereka miliki. Biasanya orang-orang seperti ini selalu berpikiran bahwa mereka tidak punya banyak modal untuk meraih sukses, tidak cukup berpendidikan untuk menjadi orang sukses, serta segudang alasan lainnya yang akhirnya menghambat mereka menuju sukses.
Memilih jalan pintas. Kendala lainnya yang sering membuat seseorang gagal meraih suksesnya yaitu adanya keinginan untuk meraih sukses dengan cara instan. Sehingga mereka mencari jalan paling mudah, paling cepat dan paling menghasilkan.
Tidak mau belajar. Meskipun banyak orang mengatakan bahwa kesuksesan dapat diraih dari proses belajar dan mencoba, namun ternyata belum semua orang termotivasi untuk melakukannya. Terbukti masih banyak orang yang merasa dirinya pintar dan paling benar, sehingga tidak mau belajar dan meningkatkan kemampuannya untuk meraih sukses.
Semoga sedikit infomasi tentang kendala utama meraih sukses ini dapat memotivasi diri kita untuk tidak pernah lelah menuju sukses, karena kesuksesan tidak hanya berpihak pada orang yang beruntung saja, kesukesan juga berpihak pada orang-orang yang mau berusaha. Selamat berkarya dan salam sukses.
sumber http://bisnisukm.com
Senin, 28 Maret 2011
Kunci Sukses Bisnis Rumahan
Menjalankan bisnis dari rumah, sering dijadikan sebagai langkah awal masyarakat untuk memulai sebuah usaha. Meminimalisir modal dengan memanfaatkan potensi yang ada di rumah, serta tidak ingin melalaikan urusan keluarga menjadi motivasi terbesar masyarakat, hingga akhirnya mereka memilih bisnis rumahan sebagai usaha yang dijalankan.
Mungkin benar bila menjalankan bisnis rumahan, bisa menekan biaya dan tidak perlu meninggalkan tugas Anda bagi keluarga. Namun, untuk bisa sukses menjalankan bisnis rumahan ternyata tidak seinstan yang dipikirkan banyak orang. Dibutuhkan perencanaan bisnis yang matang serta tekad dan keyakinan kuat, agar bisnis rumahan yang dijalankan mampu bertahan di tengah ketatnya persaingan usaha.
Kebanyakan orang gagal menjalankan bisnis rumahan, karena mereka tidak mempersiapkan modal dan mental dengan baik sebelum memulai bisnisnya. Mereka hanya memikirkan cara mendapatkan keuntungan dengan cepat dan mudah, tanpa pernah mempersiapkan diri untuk menghadapi hambatan serta resiko bisnis yang dimungkinkan muncul di tengah perjalanan usaha. Hal inilah yang membuat sebagian besar pelaku bisnis rumahan, gagal membawa bisnisnya menuju kesuksesan.
Agar Anda tidak termasuk orang yang gagal dalam mengembangkan bisnis rumahan, berikut kami informasikan apa saja kunci sukses bisnis rumahan yang bisa Anda jalankan.
Awali dengan penuh keyakinan
Modal utama yang dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan bisnis rumahan adalah tekad dan keyakinan Anda dalam memulai usaha. Adanya keyakinan penuh, dapat memotivasi diri Anda untuk mengalahkan rasa takut akan kegagalan bisnis. Keyakinan juga akan membuat Anda semakin fokus menjalankan usaha yang ingin Anda bangun.
Mulailah dengan passion
Langkah awal Anda menuju kesuksesan adalah menekuni apa yang menjadi passion Anda. Begitu juga dengan menjalankan bisnis rumahan, pilih peluang bisnis yang benar-benar Anda cintai. Dengan menekuni bisnis sesuai dengan minat dan bakat Anda, maka secara tidak langsung Anda akan mengerjakan semua kegiatan bisnis dengan total. Dari mulai perencanaan bisnis, kegiatan operasional bisnis, sampai rencana pengembangan bisnis yang semuanya dikerjakan dengan tuntas. Jika Anda tidak menikmati bisnis yang Anda jalankan, bisa dipastikan bisnis tersebut tidak akan bertahan lama dan jauh dari kata sukses.
Tentukan impian yang menjadi tujuan bisnis Anda
Seperti halnya menjalani hidup, menjalankan bisnis rumahan juga mengharuskan Anda untuk menentukan tujuan bisnis Anda. Meskipun bisnis Anda dijalankankan di rumah, namun Anda harus memiliki planning untuk jangka pendek dan impian jangka panjang yang harus Anda capai. Dengan begitu Anda akan menjalankan bisnis dengan penuh semangat dan antusias untuk mencapai target-target yang telah Anda tentukan.
Tekun, disipiln, dan pantang menyerah
“Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ketepian” istilah tersebut memberitahukan kepada Anda bahwa untuk mencapai suatu kebahagiaan dibutuhkan adanya kerja keras terlebih dahulu. Begitu pula dalam memulai bisnis rumahan, untuk mencapai kesuksesan kita dituntut untuk bekerja keras dan tekun menjalankan bisnis, disiplin dalam melaksanakan operasional usaha, serta pantang menyerah dalam menghadapi semua hambatan dan kendala usaha.
Tingkatkan pengetahuan dan ketrampilan Anda
Untuk menghadapi persaingan bisnis yang semakin berkembang, sebaiknya tingkatkan pengetahuan dan ketrampilan Anda untuk menunjang pertumbuhan usaha. Bukan hanya pengetahuan dan ketrampilan dalam mengelola usaha saja yang dibutuhkan, namun juga ketrampilan melihat peluang pasar, serta pengetahuan untuk menciptakan inovasi baru guna memenangkan persaingan pasar.
Bangun brand bisnis Anda
Walaupun Anda menjalankan bisnis di rumah, namun bukan berarti bisnis Anda tidak bisa dikelola secara professional. Mulailah untuk membangun brand bisnis yang baik dimata para konsumen. Sebab, dengan brand Anda bisa menarik konsumen mengenal bisnis rumahan yang Anda jalankan. Sehingga mereka tidak ragu untuk lebih loyal pada produk-produk yang Anda pasarkan.
Kunci kesuksesan bisnis rumahan sebenarnya ada di tangan Anda (para pelaku usaha), karena itu yakinkan diri Anda untuk memulainya dengan niat dan tekad yang kuat. Dan pastikan bisnis rumahan Anda dikelola secara professional, agar hasil yang diperoleh juga bisa maksimal. Semoga informasi tips bisnis untuk pekan ini bisa bermanfaat bagi Anda pelaku usaha dan calon pelaku usaha. Salam sukses.
Sumber http://bisnisukm.com
Motivasi Diri, Ubah Kelemahan Jadi Kekuatan
Mungkin sebagian besar para pembaca sudah tidak asing lagi dengan istilah “tak ada gading yang tak retak”. Ya, istilah itu sering digunakan masyarakat kita untuk menginformasikan bahwa di dunia ini tidak ada orang yang sempurna, pasti ada kekurangannya. Memang benar istilah tersebut, namun bukan berarti Anda memiliki alasan untuk tidak memperbaiki kekurangan dan tidak mendekati kesempurnaan bukan?
Sebagian besar orang akan lebih mudah menuliskan kekurangan yang mereka miliki daripada menuliskan kekuatan apa saja yang ada dalam dirinya. Walaupun setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan berbeda-beda, namun hampir semuanya merasa kesulitan bila mereka ditanya mengenai kekuatan yang dimiliki.
Keadaan inilah yang sebenarnya menjadi kelemahan utama Anda. Sebab, selama ini Anda terlalu fokus memikirkan kekurangan yang ada tanpa memperhatikan kekuatan yang bisa Anda manfaatkan untuk mengubah semua kekurangan tersebut menjadi prestasi baru yang menguntungkan.
Sebenarnya mengetahui kekurangan dalam diri kita bukanlah hal yang buruk, bahkan akan menjadi poin positif bila kita memanfaatkan informasi tersebut sebagai motivasi untuk membangun kekuatan. Lalu, bagaimana caranya mengubah kekurangan menjadi kekuatan?
Pertama, belajarlah dari kekurangan Anda. Bila Anda sudah mengetahui kekurangan-kekurangan yang ada dalam diri Anda. Maka sekarang saatnya Anda mengubah kekurangan tersebut menjadi kekuatan bagi diri Anda. Bila Anda merasa tidak memiliki keahlian tertentu untuk memulai usaha, tidak ada salahnya bila Anda mengikuti kursus keterampilan yang Anda minati, mengikuti pelatihan bisnis dari entrepreneur yang sukses dibidangnya, atau menambah pengetahuan dari buku-buku. Jangan hanya terpaku pada kekurangan Anda, paksakan diri untuk mempelajarinya dan ubah yang dulunya “tidak bisa” menjadi “bisa”. Karena semua masalah yang muncul, selalu dilengkapi dengan solusi.
Kedua, fokus pada kekuatan bukan kekurangan. Kebanyakan orang hanya fokus pada kekurangannya saja, saya tidak bisa ini dan saya juga tidak terbiasa itu. Hal itulah yang perlu Anda ubah dari sekarang. Ketahuilah bahwa satu kekuatan diri yang Anda kembangkan dengan fokus, bisa menghapus sepuluh kekurangan yang Anda miliki. Seperti layaknya memulai bisnis, banyak orang lebih fokus memikirkan kekurangan teknis saja dan mengesampingkan kekuatan non-teksnis yang sebenarnya mereka miliki. Padahal bila mereka fokus memperkuat niat dan tekad untuk memulai usaha, maka tidak menutup kemungkinan semua urusan teknis bisa mereka selesaikan dengan baik.
Ketiga, motivasi diri Anda untuk mencapai goal. Biasakan memotivasi diri untuk segera mencapai impian besar yang Anda cita-citakan selama ini. Bayangkan keuntungan-keuntungan yang akan Anda peroleh, setelah mencapai impian besar tersebut. Dengan demikian Anda tidak akan mudah menyerah dengan kekurangan yang ada, dan lebih fokus mencapai goal yang telah ditetapkan. Jangan biarkan kekurangan-kekurangan tersebut menghambat Anda mencapai kesuksesan yang telah Anda impikan selama ini.
Yakinkan diri Anda untuk memulainya dari sekarang, dan pastikan untuk melihat kekurangan Anda bukan hanya dari sisi buruknya saja. Lihatlah kekurangan Anda untuk membangkitkan motivasi diri Anda, agar bisa lebih baik kedepannya. Semoga motivasi diri, ubah kelemahan jadi kekuatan ini, memberikan inspirasi baru bagi Anda yang masih takut dan ragu untuk memulai usaha. Salam sukses.
sumber http://bisnisukm.com
Bagaimana Cara Memulai Bisnis Rumahan?
Tak bisa dipungkiri bila menjalankan bisnis, memberikan keuntungan besar bagi pelaku usahanya. Hal inilah yang memotivasi sebagian kecil masyarakat untuk memilih menjalankan usaha, dibandingkan harus bekerja menjadi seorang karyawan.
Namun sayangnya, sampai saat ini jumlah masyarakat yang berani menjalankan bisnis tidak sebanding dengan minat masyarakat yang ingin menjadi karyawan. Mereka selalu menganggap bahwa menjalankan bisnis itu butuh modal besar dan resiko kegagalannya lebih besar. Sehingga mereka memilih jalan aman, dengan menjadi seorang karyawan. Tahukah Anda bahwa alasan-alasan tersebut yang menjadi penghambat Anda meraih sukses?
Sebenarnya tidak semua bisnis membutuhkan modal besar, Anda bisa memulainya dengan menggunakan potensi yang ada di sekitar Anda sebagai modal usaha. Bila Anda tidak memiliki modal besar, salah satu peluang bisnis yang bisa Anda coba yaitu bisnis rumahan. Memulai bisnis kecil-kecilan dari rumah, bisa membantu Anda menekan biaya operasional sehingga resiko kerugian juga bisa diminimalisir.
Untuk membantu Anda agar tidak takut memulai usaha, berikut kami informasikan tips bagaimana cara memulai bisnis rumahan yang bisa Anda coba.
Sebelum memulai usaha rumahan, pastikan semua persiapan sudah siap. Mulai dari memilih ide bisnis yang akan dijalankan, persiapkan lokasi yang ingin Anda gunakan (bisa di rumah atau sewa tempat yang tidak jauh dari rumah), target pasar bisnis Anda, sampai peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha. Sehingga bisnis rumahan yang Anda jalankan, dapat berjalan dengan lancar.
Gali segala potensi yang bisa Anda manfaatkan untuk memulai bisnis rumahan. Gunakan fasilitas yang sudah ada di rumah, dan hindari pembelian fasilitas baru yang tidak terlalu dibutuhkan. Utamakan untuk membeli perlengkapan yang produktif, untuk meminimalisir biaya operasional.
Walaupun usaha Anda dilakukan di rumah, namun kelola bisnis tersebut secara professional. Tentukan beberapa jam Anda menjalankan bisnis, serta bedakan jam kerja dan jam untuk mengurus keluarga. Selain itu, hal yang tidak kalah penting yaitu memisahkan uang usaha dengan uang keluarga. Kelalaian pelaku usaha yang paling sering adalah menggabungkan uang usaha dan uang pribadi, jadi perkembangan usaha juga terhambat.
Jika Anda membutuhkan tenaga kerja untuk membantu operasional usaha, lebih baik rekrutlah masyarakat yang ada di sekitar Anda. Misalnya saja anggota keluarga atau tetangga rumah Anda, hal ini akan memudahkan Anda dalam membangun kerjasama tim. Meskipun dari lingkungan terdekat, namun tetap lakukan seleksi untuk mendapatkan karyawan yang benar-benar berkualitas.
Selanjutnya yang harus Anda pikirkan adalah strategi pemasaran produk. Anda bisa mulai memasarkannya dengan promosi yang tidak memakan banyak biaya namun cukup efisien. Misalnya saja dengan menawarkan door to door pada tetangga rumah, atau membawa produk Anda setiap Anda keluar rumah. Seperti saat mengikuti arisan, kumpul keluarga, atau saat mengantar dan menjemput anak sekolah. Mempromosikan produk Anda dari mulut ke mulut, bisa Anda jadikan sebagai langkah awal mengenalkan produk. Sebelum akhirnya Anda mengembangkan pasar yang potensial.
Action!!!! Setelah semua perencanaan tersusun dengan matang, selanjutnya adalah LAKUKAN. Jangan hanya besar angan tapi NOL tindakan, kesuksesan memulai bisnis rumahan tidak dapat terwujud jika Anda tidak berani mencoba. Lebih baik gagal dalam melangkah, daripada gagal untuk mencoba.
Itu dulu tips bisnis rumahan dari kami, semoga bisa membantu Anda yang ingin memulai usaha dari rumah. Jangan terbiasa menjadi penonton, buatlah sejarah agar Anda bisa menjadi panutan. Yakinkan diri Anda untuk mulai Action dari sekarang, karena tidak menutup kemungkinan bisnis rumahan bisa mengantarkan Anda menjadi jutawan. Selamat mencoba dan salam sukses.
Sumber http://bisnisukm.com
Mengubah Mindset Karyawan Menjadi Pengusaha
Menjadi seorang pengusaha atau entrepreneur sukses memang butuh proses yang tidaklah instan, bisa jadi waktunya cukup panjang. Banyak hal-hal baru yang bisa jadi tidak diduga sebelumnya, yang muncul ketika kita terjun langsung kedalam dunia bisnis. Orang bilang bisnis itu ya Untung, ya Rugi. Bisnis itu penuh resiko, klo kita gak pintar, jangan berbisnis, bisa-bisa bukan “Untung” tetapi “Buntung”. Hal inilah yang membuat sebagian besar orang pada akhirnya tidak berani mengambil resiko, untuk meraih kesuksesannya dengan berbisnis. Apalagi jika melihat pola pikir masyarakat di Indonesia yang sampai saat ini masih sangat terpaku dengan mimpi mereka menjadi seorang karyawan di perusahaan bonafit, atau menjadi pegawai negeri sipil (PNS) yang bisa memberikan jaminan kecukupan di hari tua. Apakah mimpi Anda juga hanya sebatas itu?
Teramat sayang jika mimpi besar Anda hanya menjadi seorang karyawan, ada pepatah mengatakan “ Gantungkan cita-citamu setinggi langit” bukan gantungkan cita-citamu setinggi eternit!!! Biasakan tidak membatasi pola pikir Anda dengan cita-cita kecil (setinggi eternit) sebagai karyawan saja, namun ubah mindset Anda untuk memiliki mimpi besar (setinggi langit) dengan menjadi pengusaha.
Lalu, bagaimana caranya mengubah mindset karyawan menjadi pengusaha? Tentu ini bukan pekerjaan mudah, karena pola pikir kita sejak dulu sudah dibentuk untuk menjadi seorang karyawan. Orang tua mana yang tidak bangga bila anak-anaknya bekerja di perusahaan bonafit, atau di instansi pemerintahan, sehingga secara otomatis pola pikir kita mulai terbentuk untuk menjadi seorang pegawai. Belum lagi instansi pendidikan di negara kita yang masih minim memberikan ilmu tentang kewirausahaan, sehingga mindset entrepreneur kita masih sangat kurang.
Padahal dalam memulai usaha dibutuhkan dua faktor penting, yang pertama skill dan yang kedua adalah mindset entrepreneur. Dari faktor itulah, mengapa adanya mindset entrepreneur sangatlah penting dalam menjalankan bisnis. Sebab dengan mindset entrepreneur, seseorang akan termotivasi untuk selalu produktif dan melakukan inovasi-inovasi baru untuk menciptakan peluang usaha yang menguntungkan.
Cara mudah untuk membentuk mindset entrepreneur bisa dilakukan dengan beberapa tahapan berikut. Pertama, lihatlah potensi diri Anda. Buat daftar potensi yang Anda punya, kemudian kembangkan semua potensi yang ada, untuk menciptakan inovasi baru. Kedua, belajarlah dari kisah para pengusaha sukses yang sudah berhasil mengembangkan bisnisnya dari nol. Dengan begitu Anda akan terinspirasi dan termotivasi untuk mengikuti jejak kesuksesan mereka dalam menjalankan bisnis. Ketiga, ikuti pelatihan, seminar atau sharing bisnis yang bisa membantu Anda mengetahui segala kelebihan dan kekurangan sumber daya, yang bisa Anda jadikan sebagai prospek bisnis. Bila perlu, lakukan kunjungan langsung untuk melihat proses operasional sebuah usaha. Dan yang paling utama dari ketiga langkah tersebut adalah Anda harus tetap “Action!”, karena tanpa action, maka mimpi kita tentu tidaklah akan menjadi sebuah kenyataan.
Semoga tips motivasi bisnis untuk pekan ini bisa membantu Anda untuk mengubah pola pikir dari mimpi kecil, menjadi mindset entreprenenur dengan mimpi yang besar. Sebab, dengan skill yang mendukung dan pola pikir yang kuat, Andapun bisa menjadi seorang entrepreneur sukses. Yakinkan diri Anda untuk berani mengambil resiko, dan cobalah untuk memanfaatkan segala peluang usaha di sekitar Anda. Selamat mencoba dan salam sukses.
sumber http://bisnisukm.com
Kiat Sukses Mengembangkan UKM
Perkembangan teknologi dan pasar, ikut mengiringi laju pertumbuhan UKM di Indonesia saat ini. Setiap harinya muncul berbagai UKM baru yang cukup berpotensi, untuk ambil bagian meramaikan persaingan pasar. Namun yang masih disayangkan adalah, tidak semua UKM yang muncul bisa sukses menghadapi persaingan pasar.
Motivasi yang mendorong sebagian besar orang menjalankan usaha kecil menengah yaitu untuk memperoleh penghasilan ataupun keuntungan. Sehingga meningkatnya pertumbuhan UKM ternyata tidak diimbangi dengan perkembangannya. Banyak pelaku usaha, yang belum optimal dalam menjalankan bisnisnya. Yang terpenting bagi mereka adalah bisnisnya masih bisa berjalan dan memberikan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.
Keadaan seperti itulah yang membuat beberapa UKM hanya jalan ditempat alias tidak berkembang, hingga akhirnya hilang begitu saja ditengah persaingan pasar yang semakin ketat. Padahal bila mereka mau mengelola usahanya dengan optimal, bukan tidak mungkin sebuah UKM dapat berkembang menjadi industri besar.
Oleh sebab itu, untuk meningkatkan motivasi bisnis para pelaku UKM dalam menjalankan usahanya. Mari kita bahas bersama mengenai beberapa kiat sukses mengembangkan UKM.
Pertama sebagai pelaku UKM, Anda harus menyadari bahwa yang menjadi pemimpin perusahaan adalah Anda. Oleh sebab itu, jadilah pemimpin yang baik bagi usaha Anda sendiri. Layaknya pimpinan perusahaan besar, Anda sebaiknya juga memiliki visi dan misi serta segala rencana yang menjadi target usaha Anda. Jangan hanya menjalankan usaha dengan mengalir, tanpa tujuan atau target ke depan yang jelas.
Kedua walaupun usaha Anda masih terbilang kecil, namun mulai sekarang belajarlah untuk mengelolanya secara profesional. Seperti halnya perusahaan besar, Anda juga memerlukan SDM yang membantu pelaksanaan usaha, sedangkan Anda selaku pimpinan bisa berkonsentrasi untuk merencanakan pengembangan usaha. Sehingga pembagian kerja lebih jelas, dan semuanya bisa terselesaikan lebih optimal.
Ketiga pisahkan keuangan usaha dengan uang keluarga, ini yang cukup sering dilupakan para pemilik UKM. Sebagian besar pelaku usaha mencampur adukan uang usaha dengan uang pribadi, tak heran jika kadang uang usaha ikut termakan untuk keperluan pribadi atau juga sebaliknya. Untuk menghindarinya, pisahkan uang usaha dan uang pribadi Anda. Dan buatlah pembukuan untuk mencatat semua alur kas usaha, agar pendapatan yang masuk dan dana yang dikeluarkan bisa tercatat dengan rapi.
Keempat salah satu hal penting dalam menjalankan bisnis adalah strategi pemasaran, hal tersebut juga sangat diperlukan dalam mengembangkan usaha kecil menengah. Buatlah strategi untuk mengenalkan produk atau jasa Anda kepada masyarakat luas. Misalnya saja dengan mencari lokasi usaha yang strategis, membuat merek atau logo produk, memasarkannya melalui internet, atau mengikuti event-event promosi yang bisa memperluas peluang pasar Anda.
Kelima teruslah berinovasi untuk mengantisipasi persaingan pasar. Kondisi pasar yang terus berubah, secara tidak langsung menuntut Anda untuk selalu memberikan inovasi baru pada produk maupun jasa yang Anda tawarkan. Ini dilakukan agar produk-produk tersebut tidak kalah bersaing dengan produk para pesaing. Bila perlu ciptakan produk yang unik dan belum ada di pasaran, untuk memenangkan persaingan pasar.
Keenam yang terakhir adalah melengkapi usaha Anda dengan badan hukum. Bagi Anda yang menciptakan produk baru, sebaiknya penemuan Anda dilengkapi dengan HKI (Hak atas Kekayaan Intelektual). Sehingga produk Anda terlindung dari kemungkinan duplikasi oleh pengusaha lain.
Meskipun saat ini Anda menjalankan usaha kecil, namun bukan berarti impian Anda untuk mengembangkan usaha juga harus kecil. Semoga dengan adanya informasi tips bisnis ini, bisa memberikan motivasi bagi para pembaca khususnya para pelaku UKM untuk selalu optimal dalam mengembangkan usahanya. Selalu ada kesuksesan, bila Anda mau berusaha mencapainya. Salam sukses.
Sumber http://bisnisukm.com
Cara Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan
Keberadaan karyawan tentunya menjadi salah satu poin penting ketika Anda menjalankan sebuah usaha. Berbagai pekerjaan operasional maupun manajerial akan terasa lebih ringan, dengan adanya dukungan dari para karyawan.
Sebagai pelaku bisnis yang didukung oleh para karyawan, sudah sepantasnya bila Anda terus membangun hubungan baik antara karyawan dan perusahaan yang Anda pimpin. Karena bagaimanapun juga, keberadaan mereka memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap kesuksesan bisnis yang Anda bangun.
Pentingnya peran karyawan terhadap perkembangan usaha, mendorong sebagian besar pemimpin perusahaan untuk selalu memotivasi para karyawan agar bisa bekerja secara optimal. Sebab, semakin bagus performa yang diberikan para karyawan, maka semakin besar pula peluang bagi sebuah bisnis untuk mencapai kesuksesannya.
Lalu, langkah apa saja yang bisa digunakan para pemimpin untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan?
Tingkatkan motivasi kerja karyawan melalui training
Terkadang menekuni sebuah pekerjaan yang sama setiap harinya, membuat sebagian besar karyawan merasa jenuh dan bosan. Dampaknya, motivasi karyawan akan turun sehingga mereka tidak bekerja secara optimal. Karena itu untuk mengembalikan motivasi karyawan, Anda perlu mengadakan training khusus bagi para karyawan. Misalnya saja mengadakan pelatihan untuk meningkatkan ketrampilan kerja mereka, atau sekedar training untuk membangun kembali motivasi karyawan yang mulai turun.
Berikan reward bagi karyawan yang berprestasi
Tidak ada salahnya jika Anda memberikan reward khusus bagi karyawan yang berprestasi. Bisa berupa bonus atau insentif, maupun berupa hadiah kecil yang bisa mewakili ucapan terimakasih perusahaan atas prestasi para karyawan. Cara ini terbukti cukup efektif, sehingga karyawan lebih bersemangat untuk memberikan prestasi-prestasi berikutnya bagi perusahaan.
Lakukan pendekatan untuk mengoptimalkan kinerja karyawan
Sebagai pemimpin perusahaan, Anda juga perlu melakukan pendekatan pada para karyawan Anda. Bila perlu kenali kelebihan dan kekurangan yang dimiliki masing-masing dari mereka, sebab hal ini akan memudahkan Anda untuk mengevaluasi perkembangan setiap karyawan. Mana karyawan yang memiliki prestasi kerja cukup bagus, dan mana karyawan yang membutuhkan dukungan Anda untuk mencapai keberhasilan seperti rekan-rekan lainnya. Tentu dengan pendekatan tersebut, Anda dapat membantu karyawan yang kesulitan mengerjakan tugasnya untuk bisa berhasil meraih prestasi seperti karyawan lainnya.
Adakan kegiatan khusus untuk membangun kekeluargaan antara karyawan dan perusahaan.
Membangun kekeluargaan antara pihak karyawan dan pemilik usaha, menjadi langkah jitu untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan. Dengan kekeluargaan yang kuat, mereka akan ikut merasakan kepemilikan perusahaan tersebut. Sehingga loyalitasnya untuk bersama-sama membesarkan perusahaan semakin meningkat. Adakan acara pertemuan rutin setiap bulannya, yang bisa mengakrabkan semua karyawan di perusahaan Anda. Lingkungan kerja yang hangat dan akrab, akan membuat karyawan merasa nyaman dalam menjalankan pekerjaannya.
Semoga setelah membaca tips bisnis tentang cara meningkatkan motivasi kerja karyawan, Anda bisa mendapatkan inspirasi baru untuk membantu para karyawan bekerja secara optimal. Semoga bermanfaat dan salam sukses.
Sumber :http://bisnisukm.com
Peran Team Work dalam Membangun Bisnis
Bahwa membangun sebuah bisnis, sama halnya dengan membangun sebuah rumah. Untuk membangun rumah yang kokoh dibutuhkan pondasi bangunan yang kuat serta tiang-tiang penyangga yang tegak. Begitu pula dalam membangun bisnis, dibutuhkan visi yang kuat sebagai pondasi dasar, dan team wrok yang solid sebagai tiang penyangga untuk mencapai kesuksesan bisnis yang telah ditargetkannya.
Tak bisa dipungkiri bila keberadaan team work memang sangat penting dalam membangun sebuah bisnis. Bahkan bisa dikatakan, maju tidaknya sebuah bisnis sangat dipengaruhi oleh team work yang ada di dalamnya. Semakin solid team yang mendukung sebuah bisnis, maka akan semakin besar pula peluang sukses yang dimiliki bisnis tersebut.
Dan begitu juga sebaliknya, bila team di dalamnya tidak solid dan bekerja sendiri-sendiri, bisa dipastikan bisnis tersebut tidak bisa bertahan lama menghadapi persaingan dunia bisnis yang selalu meningkat setiap harinya.
Meskipun membangun team work yang solid merupakan langkah penting dalam membangun sebuah bisnis, namun untuk menciptakannya di tengah lingkungan kerja bukanlah perkara yang mudah. Karena menyatukan sifat dan karakter dari setiap individu yang berbeda menuju satu tujuan yang sama, membutuhkan tenaga, strategi dan waktu yang tidak sebentar. Hal inilah yang membuat para pemimpin perusahaan maupun manajer sering mengadakan kegiatan khusus bagi para karyawannya, untuk meningkatkan solidaritas dan kerjasama antar personal. Kira-kira apa saja yang perlu diperhatikan untuk membangun team work handal?
Berikut kami informasikan beberapa tips bisnis yang diperlukan untuk membangun team work.
Pilih anggota tim yang berkualitas
Hal pertama yang dibutuhkan untuk membangun sebuah tim yaitu memilih anggota yang benar-benar berkualitas. Dari mulai team leader yang memiliki jiwa kepemimpinan bagus, tim manajemen yang memiliki ide dan pandangan bisnis luas, sampai tim pelaksana yang memiliki keahlian dan pengetahuan di bidang bisnis yang Anda jalankan. Dengan demikian, semua anggota tim bisa saling mendukung dan berjalan bersama menuju cita-cita yang telah diimpikan.
Satukan tujuan yang ingin dicapai
Sebelum memulai sebuah tim kerja, pastikan seluruh anggota tim mengetahui tujuan yang sebenarnya ingin dicapai tim tersebut. Jadi, seluruh individu yang terlibat di dalamnya merasa memiliki satu tujuan yang sama, dan seluruhnya memiliki tanggungjawab sama besar untuk mencapai tujuan mereka. Cara tersebut juga akan memotivasi para anggota untuk saling berkoordinasi dan menjalankan peran masing-masing, sampai tujuan yang mereka cita-citakan bisa tercapai.
Tumbuhkan kebersamaan dan kepercayaan dalam tim Anda
Adanya dua hal ini, menjadi kunci utama bagi sebuah tim untuk tetap solid dalam mencapai tujuan bersama. Karena itu, usahakan untuk saling berbagi kepada rekan satu tim dalam keadaan senang maupun duka, serta tumbuhkan rasa saling percaya dan rasa kebersamaan untuk saling peduli dan bekerjasama demi terwujudnya tujuan yang dicita-citakannya.
Lakukan perbaikan atau evaluasi secara berkala
Kegiatan ini perlu dilakukan untuk mengetahui kinerja tim, kemampuan sebuah tim, serta keberhasilan-keberhasilan yang telah dicapai oleh tim tersebut. Dengan demikian kualitas sebuah tim akan semakin berkembang dengan adanya perbaikan dan evaluasi secara berkala.
Semoga sedikit tips-motivasi bisnis tentang peran team work dalam membangun bisnis, bisa memberikan inspirasi bagi Anda untuk selalu meningkatkan kebersamaan dan solidaritas antar anggota tim guna membangun kerajaan bisnis Anda. Selamat mencoba dan salam sukses.
Sumber :http://bisnisukm.com
Jumat, 25 Maret 2011
Senyuman untuk Pelanggan
Bandingkan dua mimik wajah berikut: senyum dan cemberut. Reaksi orang yang melihat kedua ekspresi ini akan memiliki persepsi yang berbeda. Orang yang sedang tersenyum lepas, memiliki kekuatan untuk membuat orang lain merasa senang dan tanpa beban. Bila seseorang melihat orang lain sedang cemberut, biasanya cenderung menjauhinya. Walaupun, juga ada yang menghampirinya untuk mencari tahu kenapa orang itu cemberut.
Begitu pula saat Anda berinteraksi dengan orang lain dalam berbisnis, senyuman bisa melanggengkan transaksi Anda. Anda menunjukkan sikap ramah yang membuat konsumen merasa aman dan nyaman membelanjakan uangnya demi produk Anda. Bisa jadi, produk Anda sebenarnya hampir sama spesifikasinya dengan produk pesaing Anda. Namun, ketika Anda merespon konsumen dengan mendekati sifat humanity-nya, maka konsumen akan memperoleh kepuasan yang berujung pada loyalitas.
Senyuman juga akan berimplikasi positif pada psikologis Anda. Senyuman itu mampu menciptakan kegembiraan, membuat suasana menjadi ceria, membantu mengembangkan keinginan yang baik dalam bisnis, membangkitkan semangat, dan mempererat hubungan dengan orang lain. Dan, dengan tersenyum, Anda dapat mengatur perasaan. Sehingga, Anda menjadi lebih bersemangat dan dimampukan untuk melayani pelanggan dengan lebih baik, atau menjual dengan efektif.
Tidak asal tersenyum, lho. Anda harus melakukan senyuman itu dengan ketulusan yang muncul dari balik hati Anda. Jamil Azzaini seorang inspirator yang sukses dengan buku Kubik Leadership, memberikan tips senyum tulus yang dinamai dengan “Senyum 227". Caranya, saat tersenyum, tarik ke atas sudut bibir kiri sepanjang dua centi, sudut bibir kanan dua centi, dan kembangkan selama tujuh detik lamanya. Senyum seperti ini yang disebut Jamil Azzaini dengan senyum yang tulus. Dan, bukan senyum basa-basi seperti senyum service excellent menurut SOP (Standard Oprational Procedure) belaka.
Tjantana Jusman mengatakan, salah satu faktor penentu kesuksesan layanan pelanggan di banyak perusahaan ternyata adalah keramahan yang terpancar dari balik senyuman para karyawannya. Dari segi perasaan, senyum adalah obat yang paling mujarab untuk mengatasi kekurangberuntungan hati dan jiwa, bahkan perang. Dengan senyum, dapat menghilangkan kesedihan, gundah gulana, gelisah, dan keresahan. Saat Anda mendapati banyak persoalan yang membelit pikiran Anda, cobalah tersenyum tulus. Maka, Anda bisa bisa merasakan beban tersebut menjadi lebih ringan.
Aktivitas tersenyum sering pula dilakukan oleh Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam. Kehidupan Rasulullah senantiasa dihiasi dengan senyuman. Para sahabat adalah saksi kehidupan yang penuh dengan senyuman. Abdullah bin Al-Harits radliallahu’anhu menuturkan, yang artinya, “Tidak pernah aku melihat seseorang yang lebuh banyak tersenyum daripada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (Riwayat At-Tirmidzi). Dalam sebuah riwayat disebutkan pula, “Belum pernah aku menemukan orang yang paling banyak tersenyum seperti halnya Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam.” (Riwayat At-Tirmidzi).
Senyum mempunyai banyak manfaat dalam membantu pelayanan Anda kepada konsumen. Beberapa manfaat senyum yang dikaitkan dengan pelayanan, antara lain:
a. Senyum Membuat Anda Menjadi Terlihat Lebih Menarik
Dengan tersenyum untuk orang lain akan membuat penampilan Anda menjadi lebih menarik. Karena, penampilan rapi dan menarik merupakan salah satu hal yang mempengaruhi keberhasilan suatu pelayanan. Jika Anda berpenampilan buruk dan berkesan asal-asalan, maka konsumen juga tidak akan mau untuk berhubungan dengan Anda. Penampilan yang rapi memang diperlukan. Namun, meski penampilan Anda terlihat begitu menarik, bila selalu memasang muka masam maka layanan yang Anda lakukan tidak akan pernah berhasil. Karena itu, disamping penampilan yang rapi, senyum tetap diperlukan agar penampilan Anda terlihat lebih menarik.
b. Senyum Membuat Anda Terlihat Lebih Sukses
Calon konsumen akan merasa lebih percaya akan kualitas pelayanan yang Anda tawarkan, jika Anda terlihat begitu yakin dan berpenampilan layaknya seseorang yang sukses. Selain penampilan yang prima, gaya yang meyakinkan, dan tata bahasa yang baik, senyum memang perlu dilakukan untuk membuat seseorang terkesan lebih sukses. Karena, penampilan yang berkesan sukses dan meyakinkan, biasanya menambah kepercayaan konsumen kepada pelayanan yang disediakan oleh perusahaan.
c. Senyum Membuat Anda Cenderung Berpikir Positif
Jika Anda tersenyum, maka hati juga akan merasa lebih senang dan sanggup menerima segala keadaan yang ada. Dalam menjalankan pelayanan kepada konsumen, terkadang Anda juga menerima perlakuan yang tidak menyenangkan. Namun, jika kita berusaha untuk ikhlas dan tetap tersenyum serta tidak terus menggerutu, maka hal tersebut akan membantu Anda senantiasa berpikir positif menghadapi segala kenyataan yang ada. Selanjutnya, Anda akan sanggup untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan konsumen. Konsumen pun akan merasakan bahwa pelayanan yang diberikan oleh perusahaan Anda sangat memuaskan.
d. Senyum Mengubah Mood Seseorang
Dalam menyediakan pelayanan, terkadang Anda mengalami hal yang tidak menyenangkan dari konsumen. Apalagi, jika konsumen itu sedang dalam mood yang tidak baik. Senyum merupakan cara yang efektif untuk menjernihkan keadaan yang ada. Karena, ketika Anda tidak terjebak dengan mood konsumen yang lagi buruk dan tetap tersenyum padanya, maka hal itu dapat menjernihkan keadaan yang ada dan mengubah mood konsumen yang awalnya buruk menjadi lebih baik. Sehingga, dia akhirnya akan merasakan kepuasan ketika memanfaatkan pelayanan dari perusahaan Anda.
Senyum adalah lambang optimisme, simpati, empati, keceriaan, berpikir positif, persahabatan dan sikap-sikap positif lainnya. Tidak ada salahnya kan bila Anda selalu menyempatkan bibir Anda untuk selalu tersenyum? Selain Anda akan lebih mudah bergaul dengan para konsumen Anda, senyuman bisa menjadi awal dari kerberhasilan bisnis Anda. Tersenyumlah. (Ilham/berbagai sumber)
Sumber: Majalah Pengusaha Muslim Edisi Mei 2010
Artikel www.PengusahaMuslim.com
7 Kunci Menemukan Rekanan Ideal
Dalam dunia usaha kecil, seringkali ada permintaan umum: menemukan rekan bisnis yang ideal. Biasanya ini berakar dari kebutuhan untuk “menyingkirkan” peran atau tugas yang kita kerjakan. Seperti marketing, keuangan atau sales.
Saya menyadarinya saat memulai usaha dimana saya merasa putus asa menemukan rekan yang menguasai marketing dan sales dengan lebih baik dibandingkan saya. Saya merasa yakin jika saya bisa melepaskan dari pundak saya dan fokus pada dengan menjadi pelatih yang hebat maka bisnis saya akan berkembang pesat! Ya..empat tahun kemudian, saya tidak pernah menemukan rekan tersebut tapi saya menemukan cara untuk mengembangkan bisnis.
Saya menyadari nilai rekanan marketing.
Rekanan marketing adalah pengusaha lain yang bersedia melakukan lintas pasar produk dan jasa Anda pada prospek dan klien.
Tidak semua orang menjadi “calon rekan yang ideal.” Terkadang Anda harus memperjelas dengan siapa Anda ingin bermain sehingga Anda tidak perlu telalu banyak pilihan. Jadi saya akan membagi 7 Kunci untuk menemukan rekanan yang ideal.
Mindset Rekanan. Apakah orang tersebut memiliki kriteria yang dibutuhkan sebagai seorang rekanan? Tidak semua orang bisa. Faktanya, beberapa orang menjadi rekan yang buruk karena mereka terlalu mandiri atau mereka tidak suka bermain dengan orang lain. Penting untuk memahami mengapa sesorang mengejar rekanan tersebut. Apakah mereka menginginkan penjualan yang cepat atau mereka sangat ingin bergabung dengan Anda dalam bisnis jangka panjang?
Penyelarasan Nilai. Dengan mengetahui 3 nilai teratas, maka bisa membantu Anda memperjelas apa yang dibutuhkan untuk jangka panjang. Jika nilai inti seseorang adalah kemandirian dan yang lainnya adalah kolaborasi, mungkin pendekatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan akan berat. Ini sangat dibutuhkan jika Anda bekerja sama dalam menyelesaikan proyek.
Berbagi visi. Apakah Anda berbagi hasrat untuk keluaran yang dihasilkan? Apakah Anda berdua melihat keluaran yang sama? Atau apakah seseorang ingin melepaskan peluang mereka dan yang lainnya ingin memiliki kerja sama dalam jangka panjang. Apakah Anda pernah bertemu pasangan suami-istri dimana yang satu ingin anak sedang yang satunya tidak? Akhirnya mereka berpisah. Berbagi visi untuk keluaran yang dihasilkan penting untuk menjaga keselarasan dalam hubungan.
Gaya kerja yang kompatibel. Ini sangat penting. Apakah Anda berdua memimpikan bekerja dengan jam yang lama dan berat untuk mencapai tujuan?. Apakah orang tersebut memiliki anak yang lebih membutuhkan perhatian mereka? Apakah Anda berdua bersedia melakukan apapun untuk menyelesaikan pekerjaan?
Kekuatan yang saling melengkapi. Jika Anda berdua suka melalui hal yang sama dan tidak ada satupun yang mau mengerjakan pekerjaan lain, maka Anda akan bekerja untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Akankah Anda melimpahkan ke pihak lain?
Pastikan Anda berdua memiliki kualifikasi untuk melakukan peran Anda – atau yang lain yang bisa menyebabkan tekanan dan kekecewaan.
Saat Anda meluangkan waktu untuk menggali minat terbaik Anda akan menjadikan bahan kerjasama yang baik, saya mendorong Anda untuk meluangkan waktu untuk menggali jika rekan pengusaha Anda akan menjadi “rekan” yang baik. Tidak ada yang lebih buruk dibandingkan saat ditengah-tengah proyek Anda menyadari tidak suka berbisnis dengan orang tersebut.
Saat Anda menggali kunci diatas dan siap untuk melangkah, pastian untuk menetapkan perjanjian (saya sarankan memiliki kontrak). Jika Anda mengikuti langkah-langkah di Metode Tujuan yang tidak bisa terhentikan, Anda akan menyadari bahwa Anda memiliki dasar yang kuat untuk menciptakan sukses bersama “yang tidak tertahankan”.
Happy partnering!
Penulis: Melanie Benson Strick, Coach Pengusaha Sukses, mengajarkan pengusaha bagaimana menghentikan rasa kewalahan sehingga mereka bisa menghasilkan pendapatan yang lebih banyak, kebebasan dan nama baik yang lebih.
Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com
Artikel: www.pengusahamuslim.com
Minggu, 20 Maret 2011
Tip untuk Pengusaha Baru
Anda sudah memutuskan untuk memulai usaha baru yang sudah lama Anda impikan?
Anda berharap untuk menjadi bos bagi diri sendiri dan membuat keputusan Anda sendiri dan menghasilkan lebih banyak pemasukan. Dengan memulai usaha baru Anda berharap mendapatkan rasa pemenuhan dan bangga yang tidak mungkin Anda dapatkan saat bekerja untuk orang lain. Ini adalah hal yang menyenangkan tapi untuk mewujudkannya dibutuhkan langkah yang sangat penting dan dilakukan dengan sistematis, Anda akan meraih kesuksesan atas upaya Anda.
Percaya diri
Pondasi awal kesuksesan adalah percaya diri. Orang dengan percaya diri meraih kesuksesan lebih cepat dibandingkan yang lainnya. Mereka juga menginspirasi kepercayaan pada kolega, bawahan dan pelanggan. Pengusaha dengan percaya diri bersedia mengambil resiko dan berusaha keras untuk memulai atau mencapai sukses. Anda harus memiliki percaya diri untuk sukses dan kegagalan bukanlah opsi yang Anda miliki. Bangun percaya diri Anda.
Memilih bisnis yang tepat
Apa yang menjadi ciri bisnis yang akan Anda mulai? Anda harus mengidentifikasikan produk dimana ada kebutuhan dan Anda menyukainya. Bukan masalah jika ada bisnis serupa yang ada di kota Anda tapi apapun yang Anda temukan sebelum memulai usaha baru adalah apakah ada tempat untuk bisnis tambahan. Survey pasar akan membantu Anda membuat keputusan yang benar.
Lokasi
Lokasi adalah faktor penting yang harus Anda pertimbangkan saat memulai usaha baru. Meski dengan produk yang tepat, usaha baru tidak bisa bertahan kecuali berada di tempat yang tepat dengan kemudahan akes dan fasilitas parkir. Sebuah usaha baru haruslah bisa bertahan, mengalahkan persaingan dan berhasil di lingkungan yang kompetitif.
Sasaran
Setelah Anda memutuskan memulai usaha, langkah pertama adalah menentukan sasaran Anda untuk menjalankan bisnis yang sukses. Ciri bisnis yang Anda inginkan. Jumlah uang yang bisa Anda investasikan dan pengembalian yang Anda harapkan. Apakah pasangan Anda turut serta dalam bisnis atau bekerja sebagai karyawan. Tentukan sasaran Anda sehingga mereka bisa dicapai.
Rencana bisnis
Persiapakan rencana untuk menentukan strategi apa yang Anda lakukan untuk mencapai sasaran Anda. Jika Anda tidak bisa mempersiapkan sebuah rencana, gunakan jasa konsultan atau teman yang menjalankan bisnis yang sukses. Termasuk analisa alur kas dan break even. Kecuali Anda memiliki rencana yang tepat sebelum memulai maka Anda bisa melepaskan diri dari batasan dan menggunakan strategi bertahan seperti mendapatkan pinjaman dengan bunga yang tinggi atau menjaminkan usaha Anda.
Pengetahuan dan ketrampilan
Saat memulai usaha baru, lebih baik jika memulai pengetahuan tentang bisnis atau pengalaman kerja dengan bisnis serupa. Jika Anda tidak memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang memadai, Anda bisa mempekerjakan sesorang yang memiliki ketrampilan tersebut, tapi ini seharusnya tidak menghalangi Anda untuk memulai bisnis. Dengan keteguhan dan upaya Anda bisa belajar sembari jalan.
Promosi bisnis
Banyak pengusaha yang menghabiskan uang dalam jumlah besar tapi ragu untuk menggunakan uangnya untuk iklan dan promosi bisnis mereka. Orang lain harus tahu ada bisnis baru yang dibuka dikotanya. Iklan di koran lokal dan penyebaran flyer dan brosur akan menciptakan awareness dan mendatangkan pelanggan. Website yang di update secara teratur akan sangat membantu.
Kesimpulan
Setelah Anda mencapai sasaran dalam memulai usaha baru, Anda harus mendapatkan alur pelanggan yang stabil dan memastikan mereka memiliki pengalaman berbisnis dengan Anda. Seperti yang dikatakan Jeff Bezos, pendiri Amazon.com: "Jika Anda membangun pengalaman yang baik, pelanggan akan menyebarkan hal tersebut. Iklan dari mulut ke mulut sangat ampuh."
Sumber: Article Source: http://EzineArticles.com/?expert=Kanaga_Siva
Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com
Artikel: www.pengusahamuslim.com
SEO? Apa Keistimewaannya?
SEO adalah teknik stukturisasi dan restukturisasi sebuah website agar mudah dikenali Search Engine dan mendapatkan hasil terbaik di halaman pencarian search engine.
Kenapa pebisnis internet marketing menerapkan SEO, agar webnya mendapatkan ribuan kunjungan, pertanyaannya apakah ada yg menerapkan SEO penuh tetapi tidak jualan klik per klik? Banyak termasuk saya, di http://www.google.co.id ketika mengetikkan: layanan desain web, maka web: www.visimaster.com ada di halaman pertama, dampaknya alhamdulillah dengan seizin Allah, kami ada order/project web dan sistem informasi.
SEO membantu Devisa
Banyak, para ekportir kerajinan dan mebel mereka menjual barang dengan meng-SEO kan websitenya, tujuannya adalah agar web mereka muncul di halaman awal Google sehingga produk nya mudah di kenal. sehingga dari sini SEO sangat membanti Devisa negara, karena dulunya mebel-mebel dari China menduduki halan awal di Google di pencarian kata wholesale dan lain-lain, sekarang yang menduduki halaman pertama adalah produsen mebel dari Indonesia, sehinga kita tahu produk-produk mebel Indonesia naik drastis.
“Anak desa” mendapatkan order raksasa karena web nya nomor 1 di google.
Sudah mendengar khabar dari Jepara, seorang anak desa dengan websitenya yang menjual produk dari kayu dan barusan mendapatkan order langsung dari Apple untuk pembuatan Chasing kayu untuk produk IPOD?????
Anak desa yang tidak kenal dengan Apple Corporation bisa mendapatkan Job? Devisa terbantu. Apakah “”anak desa”" itu seorang programmer hebat? Tidak, biasa-biasa atau standar saja.
Kesuksesan SEO milik orang cerdas, cerdik atau tekun, bukan milik programmer semata, bahkan saya lihat banyak programmer yang tidak tahu SEO.
SEO menyelamatkan Indonesia yaitu Bali dan Yogya
Sehabis BOM Bali, maka para touris lari dari negara ini, mereka takut, akhirnya dunia pariwisata menurun, rakyat Bali sedih tingkat hunian hotel rendah produk-produk di bali sepi pembeli. Dunia berburu berita tentang Bali dengan kata Bali Bombing, maka google menunjukkan kehanciran Bali, manusia berdarah-darah, gedung hancur, ada potongan tangan, ada berita heboh di Google tentang hebatnya Bali, Bali sepi. Negara Malaysia, Thailand dengan wisatanya senang, mereka meluncurkan iklan pariwisatanya, sehingga yg bertujuan ke Bali pindah ke negara mereka.
Munculah gerakan di Top Manajemen di Bali dan mengerahkan Pakar-pakar SEO Indonesia, akhirnya dalam waktu singkat ketika masyarakat dunia mencari berita Bali Boombing di Google yang muncul adalah pemulihan yang cepat, keadaan nyaman pulau bali paska Bom Bali, keadaan touris yang sedang santai di lokasi Bom Bali.
Semua berita negatif di Bali terlempar ke bawah, sehingga berita positif tentang pemulihan Bali muncul di halaman-halaman awal Google, 1 tahun kemudian tingkat hunian di Bali sudah pulih.
SEO sanggup merubah opini Dunia
Gempa Yogya melanda, potensi budaya hancur sebagian, namun berita itu sampai ke dunia, karena Kraton Yogyakarta memiliki hubungan dengan kerajaan Inggris, belanda, malaysia, kasultanan Brunia.
Pencaria berita Gempa Jogja di dunia meningkat, karena Jogja adalah ASIA KECIL menurut para praktisi pariwisata. Kerugian berdampak pada ekportir perak, kerajinan kasongan, kerajinan kulit karena berita itu, importir dari negara lain hampir ada yg akan lari ke produk-produk dari negara China, akhirnya website kebangkitan yogya, kebangkitan bantul muncul banyak sekali, semua top di google, desa kasongan dengan produk gerabah yang menguasai dunia di ekpos habis-habisan, domain bangkit jogja laris.
Semua pergerakan berusaha melindungi opini bahwa Yogya yang terkena gempa hanya sebagian wilayah bukan semuanya, dari berita kebangkitan itu, dengan foto-foto pembangunan, gotong royong dan pencegahan bencana dari pemerintah yang bagus maka dampaknya:
* Para importir negara lain justru membantu dana untuk membangunbeberapa produsen kerajinan yogya untuk membangun gedung,mesin dan tatanan paabrik yang rusak
* Pembayaran produk dari pembeli2 luar negeri dipercepat, dampaknya pengrajin bisa memulihkan langkah usaha dengan cepat.
* Dengan gempa akhirnya banyak industri dunia tahu, bahwa yogya punya produk kerajinan yang hebat dan cukup murah.
Demikian gambaran SEO menyelamatkan Indonesia.
Sumber bacaan: Postingan Ipan Pranashakti di Milis Pengusaha Muslim, pengusahamuslim.com
Artikel jejakbusiness.wordpress.com
Dipublikasikan oleh: PengusahaMuslim.Com
http://adf.ly/spoW
Motivasi dan Komitmen
Mengapa orang memulai usaha kecil?
Motivasi yang paling sering untuk memulai bisnis adalah dengan memungkinkan pengusaha mencapai kemandirian; uang adalah hal kedua. Apakah ini mengejutkan? Alasan lainnya yang sering diutarakan adalah peluang untuk menunjukkan jati diri, seseorang mengambil alih bisnis keluarga, atau hanya sekedar ingin menjadi pengusaha. Tentukan motivasi Anda.
Dalam konteks, alasan apa yang ditawarkan orang untuk bergabung dalam korporat yang besar? Untuk memilih karir pemerintahan? Kesatuan kerja? Tentu saja, banyak orang yang menginginkan karir yang aman, benefit yang bagus dan karir yang bisa meningkat.
Tipe orang seperti apa yang memulai bisnis? Terkadang ketrampilan mereka berbeda dari mereka yang bekerja untuk orang lain. Semakin sukses, seorang pengusaha cenderung menjadi proaktif, asertif, dan pengamat yang tinggi.
Mereka efisien, mengutamakan mutu, dan ahli dalam perencanaan dan prosedur. Sebagai operator bisnis, mereka berkomitmen pada “hubungan” dengan karyawan, pelanggan, supplier, dan komunitas mereka. Apakah ketrampilan atau ciri personal ini mengarah kesuksesan secara profesional?
Kebanyakan pengusaha menilai kendali, kebebasan, fleksibilitas; dan percaya-diri. Mereka biasanya menginginkan tanggung-jawab dan pemenuhan personal. Kebanyakan pengusaha bukanlah "penjudi;" mereka memiliki preferensi untuk mengelola resiko (Resiko keuangan yang terbesar yang seperti apa yang akan Anda pertimbangkan?). Mereka selalu mencari peluang, dan bersedia mengejarnya.
Ini adalah beberapa karakteristik umum. Bagaimana kita menerapkan mereka agar sesuai dengan kita, dan berkomitmen pada gaya hidup pengusaha? Kita perlu bertanya pada diri sendiri beberapa pertanyaan sulit :
Apakah benar saya ingin memulai atau memiliki usaha? Apa alasan utama untuk terjun dalam bisnis? Motivasi harus dipertahankan dengan kuat dari awal hingga akhir.
Adakah produk atau jasa yang sesuai dengan bakat atau hasrat saya? Bagaimana saya menggunakan peluang? Sekitar 65% dari bisnis awal adalah pemula, 30% membeli bisnis yang sudah ada, dengan dipromosikan atau dibawa dalam kepemilikan. Sekitar 11% bisnis beroperasi dibawah nama franchise.
Apakah saya sudah siap? Mengapa Anda berpikir begitu banyak pengusaha baru memulainya di usia 30 tahunan? Mungkin karena mereka memiliki pengalaman untuk menjadi yakin, tapi masih cukup fleksibel untuk mengambil resiko. Apakah menurut Anda pengusaha dilahirkan (dari orang tua, tradisi etnis) atau diciptakan? Apakah ini cocok bagi Anda? Jika demikian, tentukan ketrampilan atau pengetahuan tambahan yang akan meningkatkan kesiapan Anda.
Bagi kaum wanita dan minoritas, ada pertimbangan tambahan yang relevan dengan peluang kesuksesan mereka. Apakah mereka harus melakukannya dengan "lebih baik", atau kewirausahaan adalah manfaat yang nyata? Apakah kerugian hanya terjadi di tahap awal?
Apakah saya memiliki struktur dukungan yang memadai? Jika Anda memiliki pasangan, atau mengandalkan dukungan keluarga, pastikan mereka mengerti pengorbanan dan tekanan yang akan muncul dalam hubungan mereka.
Bisakah saya menempatkan pengembangan bisnis ini untuk minat lain dan tujuan untuk masa depan? Apakah saya bersedia mengambil tuntutan kewirausahaa? Misa, bisakah saya bekerja sehari penuh seperti karyawan perusahaan, kemudian sore harinya bekerja di kedai kopi milik saya dan akhir pekan hingga bisnis saya bisa mendukung secara full-time? Ada lebih banyak kehidupan dibandingkan kerja, dan memelihara keseimbangan dan gaya hidup yang sehat bisa jadi tantangan bagi pekerja mandiri.
Bisakah saya mengumpulkan sumber agar bisnis sukses? Apakah saya menanggapi dengan baik setiap tekanan yang ada? Saat saya membuat bisnis secara full time, bisakah saya hidup teratur tanpa gaji yang teratur, jadwal kerja yang terprediksi, dan tanpa liburan dan benefit lainnya? Bahkan setelah tahap awal, terkadang perhatian bisnis berakhir saat Anda mengunci pintu saat waktunya tutup. Apakah saya siap dengan kemungkinan dimana saya bisa kehilangan uang dan properti, dan merusak kesehatan dan harga diri saya?
Tidak ada jawaban benar atau salah untuk pertanyaan tersebut, hanya yang terbaiklah yang merefleksikan perasaan Anda terhadap isu tersebut. Hal serupa, jika perasaan Anda menunjukkan Anda tidak harus mengambil langkah sebagai pengusaha, tentu ini bukanlah tanda kelemahan atau kekurangan lainnya. Tapi ini adalah keputusan yang mencerminkan keseimbangan kehidupan kerja terbaik untuk Anda.
Penulis: John B. Vinturella, Ph.D. memiliki pengalaman lebih dari 40 tahun sebagai konsultan manajemen dan stratejik, pengusaha, penulis, dan profesor di perguruan tinggi. Selama 20 tahun tersebut, Dr. Vinturella adalah pendiri perusahaan distribusi.
Sumber: www.business-fromhome.com
Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com
Artikel: www.pengusahamuslim.com
Etika Bisnis dan Fungsinya
• Tanggung-jawab sosial dimana bisnis diharapkan memberikan arti bagi komunitas pada umumnya, khususnya ditempat bisnis berada atau memiliki kepentingan. Misalnya tumpahan minyak Exxon Mobil. Sudah menjadi tanggung-jawab bisnis untuk melindungi kepentingan orang banyak, hewan dan lingkungan dimana sumber digunakan. Karena penanganan isu yang tidak tepat, maka hubungan masyarakat menjadi mimpi buruk perusahaan. Saat ini Exxon telah diperintahkan untuk membersihkan area yang semestinya dijaga dari kerusakan. Ketidakpedulian etika bisnis dalam kasus ini, akan mengakibatkan citra negatif perusahaan di masyarakat dan tuntutan hukum.
• Isu terkait tanggung-jawab perusahaan dengan pemegang saham. Ini adalah area dengan regulasi yang ketat namun memerlukan campur tangan pemerintah, dikarenakan praktek tidak etis yang dilakukan oleh perusahaan di masa lalu. Konsep meningkatkan nilai pemegang saham adalah bagian dari prinsip dasar perusahaan dan jika etika bisnis tidak digunakan, bisnis akan runtuh karena tekanan dari pemegang saham.
• Negosiasi dan kerjasama antar perusahaan.Seringkali rival dalam bisnis memburuk karena jumlah uang dan ego yang mengendalikan mereka. Pengambilalihan yang kasar dan spionase bisnis adalah beberapa contoh perilaku tidak etis dalam dunia bisnis. Jika ditemukan, perilaku ini dapat dikenakan hukuman oleh hukum atau opini publik . Agar permainan adil dan menjaga minat konsumen, pemerintah mengatur kerjasama yang dilakukan oelh perusahaan. Microsoft menjadi target penyalahgunaan dan kemarahan karena teknik monopoli bisnisnya. Meskipun hal tersebut tidak menenggelamkan raksasa IT, banyak yang mengatakan, akan menghadapi tekanan jangka panjang. Pemerintah juga sudah turun tanggan untuk memastikan bisnis lainnya dan konsumen tidak dirugikan.
• Perlindungan pemegang saham. Setiap usaha memiliki pemegang saham disamping pemiliknya - karyawan dan publik. Bisnis harus memastikan hak dan kepentingan kelompok in dilindungi dengan baik. Keributan dan kondisi kerja karyawan yang buruk di Wal-Mart mengakibatkan pandangan negatif pada departmen store besar tersebut. Ini mengakibatkan kompetisi dan rival memiliki peluang untuk mengambil alih saat perusahaan sedang sibuk mengendalikan kerusakan.
• Dasar praktek bisnis sebuah perusahaan. Kontrak dibawah tangan, penggunaan produk yang tidak standar, menyebarnya informasi produk yang salah, memperkerjakan karyawan ilegal dengan upah dibawah minimum, dsb menunjukkan perusahaan dijalankan dengan tidak etis dan bukan tempat kerja atau penyedia jasa yang bermutu.
Oleh: William King
Article Source:
http://www.bestmanagementarticles.com
Diterjemahkan oleh: Iin (tim pengusahamuslim.com)/www.pengusahamuslim.com
Langganan:
Postingan (Atom)















